Pipa Pembuangan Limbah
Pipa adalah salah satu jalan untuk distribusi atau transmisi air/fluida, baik air bersih maupun air limbah. Artikel kali ini akan mengulas mengenai pipa sebagai jalur distribusi atau transmisi untuk air limbah atau air buangan, secara khusus pipa plastik yang tepat untuk kegunaan ini.

Mengapa menggunakan pipa plastik untuk pembuangan limbah?
Pembuangan limbah merupakan kegiatan yang perlu dilakukan dengan penuh perhitungan, begitu pula penggunaan pipa plastik sebagai sarana mengalirkan pembuangan limbah. Mengapa perlu perhitungan? Karena pada dasarnya saluran limbah itu:
- Penggunaannya dalam jangka panjang
- Perawatannya harus mudah supaya tidak cepat buntu
- Memerlukan kemiringan agar alirannya tidak perlu selalu dibantu oleh pompa, kecuali dalam kasus khusus
- Sarana yang dipergunakan harus tahan terhadap sifat agresif limbah yang lewat
Limbah sendiri ada bermacam-macam:
- Curahan air hujan
- Air bekas cucian/mandi
- Limbah jamban
- Limbah pabrik yang agresif dan mengandung bahan kimia
- Limbah medis dari rumah sakit/puskesmas yang selain mengandung bahan kimia, bisa jadi mengandung virus/bakteri patologis
Faktor-faktor inilah yang membuat pemilihan jenis perpipaan limbah akan berpengaruh terhadap usia pakai, resiko kebocoran, dan juga faktor teknis lain seperti kemudahan pemasangan.
Pipa plastik (PVC, HDPE, PPR, atau PVC-O) sendiri cocok untuk jenis limbah tertentu karena sifatnya yang resisten terhadap karat jika dibandingkan dengan pipa metal. Pipa plastik yang bisa digunakan untuk limbah rumah tangga, drainase air hujan, ataupun limbah toilet biasanya adalah pipa PVC kelas D, pipa HDPE PN 6,3, ataupun pipa PVC SNI SDR-41.
Pipa PVC D
Kesalahan umum yang sering terjadi di pasaran adalah menyebut pipa jenis ini sebagai kualitas “D” alias jelek. Sebenarnya huruf D di sini bukan kelas/kualitas pipa, melainkan singkatan dari drainage atau drainase, alias air hujan. Pipa kelas D memang lebih tipis daripada pipa PVC kelas AW karena untuk membuang air hujan tidak diperlukan adanya tekanan pompa. Pipa ini umumnya juga digunakan untuk saluran pembuangan limbah kamar mandi/grey water dari dalam rumah menuju ke saluran pembuangan. Untuk pipa jaringan limbah di luar rumah, pipa ini kurang cocok karena panjangnya yang hanya 4 meter berarti membutuhkan banyak sambungan jika dipasang di jaringan. Kelebihannya untuk pemasangan di rumah tangga atau dalam bangunan fitting jenis ini biasanya mudah dibeli di pasaran serta pemasangannya mudah karena hanya menggunakan lem.
Pipa PVC SNI SDR-41

Pipa PVC SNI SDR-41 adalah pipa jaringan limbah, terutama untuk limbah jamban yang terhubung secara komunal. Komunal di sini bisa berarti tidak adanya septic tank untuk pengolahan jamban secara individu untuk masing-masing rumah tetapi semua limbah yang ada dikumpulkan menjadi satu titik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai tujuan akhirnya. Tujuan IPAL komunal ini agar air di saluran pembuangan/got tidak tercampur dengan limpahan air dari septic tank agar lebih sehat.
Pipa jenis ini menurut standar SNI berwarna oranye, memiliki permukaan dalam yang halus, serta harus dipasang dengan sudut kemiringan tertentu supaya limbah yang mengalir dengan bebas tanpa hambatan. Pemasangannya umumnya dengan menggunakan sambungan rubber ring joint atau dengan karet. Panjangnya 6 meter per batang, sehingga lebih efisien jika jaringannya terpasang di luar bangunan. Kekurangannya, untuk fitting pipa jenis ini lebih sedikit di pasaran ketimbang fitting pipa PVC D. Pipa jenis ini juga memiliki selisih diameter luar sehingga tidak selalu bisa dipasangi dengan fitting pipa PVC D.
Pipa HDPE PN 6,3

Pipa HDPE sebetulnya kurang cocok sebagai pipa jaringan limbah karena adanya bead yang timbul saat proses buttfusion dalam penyambungan antarpipa. Bead ini akan timbul ke dalam pipa sehingga menyebabkan adanya hambatan yang bisa membuat aliran di dalam pipa terhambat, meskipun kecil. Pipa HDPE dengan tekanan 6,3 bar ini biasanya digunakan sebagai jaringan pipa limbah drainase terutama untuk kawasan industri dan pergudangan karena kemampuannya untuk menahan beban. Di kawasan industri dan pergudangan yang notabene sering dilewati oleh kendaraan berat, pipa jenis ini tidak mudah pecah jika dibandingkan dengan pipa PVC. Selain itu, untuk perlintasan antar saluran di tengah jalan pipa ini juga sering digunakan untuk alasan yang sama.
Pipa Plastik Jenis Lain
Untuk limbah pabrik dengan sifat agresif, suhu tinggi, ataupun zat kimia tertentu ada pipa-pipa plastik seperti pipa PE-RT (Poly Ethilene Raised Temperature) yang merupakan pipa HDPE dengan zat aditif atau lapisan tambahan yang lebih tahan terhadap panas dan zat kimia agresif. Karena jenis limbah pabrik bermacam-macam, maka perlu adanya studi lebih lanjut terhadap jenis pipa yang akan digunakan supaya usia pakainya lebih panjang.
Demikian pembahasan Pipa Plastik Untuk Jaringan limbah kali ini, sampai bertemu di artikel berikutnya.
